Lecturer Weblog | Universitas Negeri Padang

 Rabu, 17-Oktober-2018

Blog Post Section -->

Jadi Guru Pendidikan Jasmani BUKAN Jadi Pelatih Olahraga


Rabu, 17 Oktober 2018 | 18:38 WIB

Banyak penilaian atau pandangan yang keliru terhadap tugas guru pendidikan jasmani di sekolah baik ditingkat sekolah dasar (SD) hingga tingkat sekolah menengah atas (SMA) dimana sebagian masyarakat bahkan termasuk guru pendidikan jasmani itu sendiri menganggap tugasnya sebagai pelatih cabang olahraga yang diajarkan di sekolah seperti: bulutangkis, sepakbola, bola voli, bola basket dan cabang olahraga lainnya. Hal ini tentunya sudah keluar dari konsep Guru Pendidikan Jasmani itu sendiri, karena sesuai dengan tugas utamanya guru Pendidikan Jasmani adalah menyelenggarakan pendidikan melalui aktifitas fisik. Jadi tugas utama guru pendidikan jasmani bukanlah untuk meningkatkan atau meraih prestasi melainkan memberikan pengalaman gerak melalui proses pembelajaran sehingga peserta didik kaya akan simpanan motorik. Melalui pembelajaran PJOK siswa diharapkan memiliki kemampuan motorik, pengetahuan (kognitif) dan tingkah laku (afektif) yang baik. Jadi tugas utama guru penjas adalah memberikan pembelajaran bukan memberikan latihan.